Yesus nonkristen

April 12, 2008 oleh abethseane

sekedar judul yang provokatif. Dalam seabrek debat dan kristologi,di akhirnya ada yang fanatis tergabung dalamYesus corporation,lainnya antipati atau tanpa sikap.Pada rentang rasa itu tak menghasilkan ’sesuatu yang baru dan berbeda’. Ketika saya bersama-sama membangun jalan desa, tak terucapkan sedikitpun pertanyaan tentang agama saya, siapa Yesus? dan pendapat mereka terhadapNya. Tetapi kesimpulan akan tegas menyebut bahwa saya ‘tidak bijak’, saat terbukti tak pernah ‘berada dalam kebersamaan dan kerja sosial itu.

Dalam banyak liturgi, cara menyembah, dogma dan sistematika teologi juga tak saya temukan personifikasi Yesus dalam ronda kampung, relawan banjir atau aktivis LSM lingkungan hidup. Keringnya hubungan yang profan dan yang sakral. Karena manusia suka mengkategorikan dan mengkotakkan.

Ketika ide bisnis dipresentasikan untuk memberi pencerahan pada umat, mereka menuding komersialisasi dan penyimpangan ajaran. Bisnis berkedok agama. ironik juga melihat bisnis tak bermoral.

Isu Politik ’senang sekali mencatut legitimasi religius, namun saat seorang rohaniwan bicara politik diharamkan. Dialog inter religi mensyaratkan kedewasaan pemikiran dan sikap terhadap pencarian dan pemahaman yang berbeda. Namun masih juga sering dibenturkan dengan realitas pertikaian penganut agama yang klise dan kecederungan ‘kembali ke habitat kelompok sektariannya’.

Saya geli jika diminta pendapat,menurut ajaran agamamu bagaimana sikap terhadap ‘ini-itu”. Keputusan dan tindakan moral saya sudah diberi label dahulu,-dari sudut agama saya-,oleh sang penanya. Tanpa tergoda untuk memihak humanisme liberal ala barat, dalam masyarakat saya, latar belakang agama sangat diperhitungkan.

Banyak orang kaget saat saya melakukan sebuah sikap doa tertentu yang bukan lazim di agama saya. Aslinya sikap doa Yesus justru di adopsi agama lain…tetapi resistensi dan kontroversi lebih cepat muncul ketimbang pengkajian atas makna dalam sikap dan esensi tujuan saya berdoa.

Teman saya jelas menyebut saya sudah tidak kristen banget, akibat mengutip pandangan romo. Suster juga marah saat saya sedikit bertanya tentang pembatasan bacaan terhadap komunitasnya.(ia agak mencemaskan propaganda dan literatur Kristen akan mempengaruhi umatnya)

Setahu saya Yesus tak pernah memproklamasikan sebagai seorang Kristen.Atau juga ia melawan denomisasi atau doktrin ajaran agama theistik/monotheistikdalam rangka mengangkat label agama baruNya

Menariknya ,persinggungan Yesus dengan dunia luar Kristen sangat banyak terbuka, tak terduga dan tercatat di alkitab. Saya sangat menghayati itu.

Mungkin Yesus itu sendiri non Kristen dalam konteks pandangan sempit saya ini.

Hello world!

April 12, 2008 oleh abethseane

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!