TAMPILAN guru dan murid Dalam Wisuda 2008
Ide : Abednego Agung Jatmiko
Sekolah 2050
Seorang anak berpakaian unik ( perkiraan trend 2020 ) duduk dikelilingi banyak alat-alat canggih. Ia sibuk memencet tombol ini itu.
Sebuah alat bersuara :
Selamat datang di cyber media, suhu hari ini 40 derajat Celcius. Di Kutub Antartika Tim Profesor Lang, sedang membuat awan buatan dalam proyek H2so8Xy yang akan mengkoreksi suhu bumi secara global …..(tutut///tulalit)
Anak : Berapa Tera byte yang dibutuhkan prosesor Briliant, untuk menghitung jarak orbit pesawat Kelenger, mencapai statius terdekat…..(tualit…ti.tit..suara proses mesin canggih)
Alat 2 : kapasitas 2008J x 10 pangkat 6 , terabyte dengan sub mesin ganda…..(suara robot)
……………………
Lagu : ( reff :dokter cinta :Ahmad)
“ Mama, mama,mama tolong daftarkan aku ini ,
masuk ke sekolah super canggih, sekolah tanpa guru.”
Mama : memangnya da sekolah yang kayak begitu ?
Narator (berdandan ala sinden gosip) membawakan gosip ilmiah 2020
Lagu : Mbah dukun- versi Alam (Seorang narator) Ada cerita , terjadi di masa datang, konon katanya , sekolah tak pakai guru. Semua pakek alat, yang dijamin tidak bisa marah. Bisa diperintah ini itu, tanpa pakek nolak. Coba bayangkan anak kita nanti kayak apa, jadi orang pinter, super, hiper tapi malah kuper…..gak tahu harus dibilang apa?
Kepala sekolah 2020 : Dandanan eksentrik….canggih buanget
“Selamat datang di sekolah 2020. Dengan alat canggih sekolah ini dirancang dioperasikan oleh komputer utama. Pendaftaran pencet tombol hijau, Isi pelajaran pencet tombol kuning, lihat nilai pencet tombol merah, pembayaran pencet tombol biru…..”
Calon siswa : Kalau mau izin ga masuk , tombol apa?
K. Sekolah 2020 : Ga perlu izin, karena anda bisa akses komputer itu dari rumah, toko, pasar atau dari kamar tidurmu.
Wow ………wow
(lagu T2 Judul : Aaaahh Oke…… Sekolah ini oke, teknologinya …oke…,prestasinya…oke, lulusannya …oke…..
Narator : tapi…..tunggu…tunggu ada masalah nih……..(suara gemuruh mesin rusak )
Anak 2050 :
lanjutan lagu” oke” : Aku bingung sendiri, Semua serba sendiri, bagaimana
caranya, bermain bola pingpong, juga mencari teman, cerita sama siapa, pinterku untuk apa….tak ada sapa-sapa, tak bisa lomba masak, ga pernah nongkrong bareng…..
Bosan…………..
ah aku mau main game terbaru judulnya….. “Semarak pentas dangdut “
wah ini ….baru …belum pernah main yang ini
Narator :
anak sekolah dua ribu limapuluh, jadi superman, bisa jawab apa saja, bisa buat apa saja, bisa tau apa saja…anehnya saat dia lihat dalam film, gak tau kalau ada seorang penyanyi yang bisa menari itu adalah manusia , dipikirnya itu species baru…..ia memaksakan menggerakkan penyanyi dan penari itu dengan joy stick…seperti video game…seperti mengoperasikan alat-alat canggih lainnya
…………………………………………. (cut off bisa dinarasi atau act)
penyanyi tidak nurut perintah anak 2050, lalu dia marah dilemparkan joy stik ke arah penyanyi itu……penyanyi itu bisa respon, sambil melotot, menegur dan menjewer kupingnya……
Ayo sekolah…..ini bukan sekolah….ayo sekolah…. untuk ajari kamu menjadi manusia…..
ending :
Siswa diajak menari oleh guru dan menyanyi , di senang sekali. Ternyata hampir saja ia membatu dan kaku seperti robot karena kebanyakan bergaul dengan alat.
Message :
Sekolah adalah sekolah manusia,
oleh manusia
dan untuk manusia.
Jaman ataupun alat
tak pernah menggantikan nilai dan sifat mulia ini.
Sekolah sejati
Membangun seorang manusia
Bukan menjadi ciptaan yang lain.
Catatan : ( dimodifikasi sesuai setting, waktu, pemain dan properti)